my wonderwall :)
Pesan.

sederhanaindah:

kata ayah kepada anak perempuannya :

“lelaki itu bukan untuk dibanding-bandingkan ketampanan wajah dan dimainkan hatinya…sebaliknya untuk memimpin iman dan taqwamu.”

kata ibu kepada anak lelakinya :

“perempuan itu bukan untuk direbutkan cintanya dan dimegah-megahkan kecantikannya…sebaliknya untuk kamu melindungi kehormatan mereka.”

One of the things that really has occured to me, reading about love and sort of skimming through love in popular culture, it does very much seem like — the love that we’re sold is the idea that this love for another human being is somehow going to be the be-and-end-all of our life.

And so that’s permeated the Muslim community; I meet young men and women who think that the whole objective of life is to find their one true love. I’m really sorry to have to break this to you — but that love that is marketed to us, I would call that a plaster to heal the gaping hole where the love of God should actually be.

This lustful, all-consuming love that we’re sold is one which would make you a very insecure person — because it would make you feel like your worth as a human being depends on another person’s reflection of you.

And it’s not! Your worth as a human being is dependent on the extent to which you’ve developed your love for God and you’ve sought to reflect divine values in your own behaviour. And once you’ve affirmed that love for God in yourself, you will feel empowered enough to say, “whether this person that I have feelings for, loves me or not, I am secure in myself, I am not in *need *of that love. I am ready as somebody who’s worked on themselves to be part of a loving relationship.” Which requires selflessness, sacrifice, patience.
Myriam Francois-Cerrah (via aneesahs)
coloredmondays:

cosmos flowers

coloredmondays:

cosmos flowers

Jangan habiskan waktu memikirkan orang-orang yang tidak menaruh namamu di hatinya.
Asma Nadia (via kuntawiaji)
nurulda:

my lil flower :)

nurulda:

my lil flower :)

Jujur ku katakan,menahan perasaan di hati yang datang bertandang bukanlah sesuatu yang senang.Lebih lebih lagi jika perasaan itu berkisarkan rasa rindu,cinta dan kasih sayang.Tapi ingatlah bahawa rasa itu datangnya daripada tuhan.jadi,luahkanlah segalanya sambil menadah tangan dan berdoa agar diberi kesabaran dan ketenangan.

Brain (via chasingmardhatillah

)

nanti,
bila dah ada suami,
jangan lupa keluarga.

nanti,
bila dah ada suami,
jangan lupa adik-adik.

nanti bila dah ada suami,
jangan buang ibu dan ayah.

nanti,
bila dah bahagia,
jangan lupakan ayah dan bonda.

jangan lupa,
walau taatmu pada suami,
sebahagian ‘saham’ syurgamu masih ada pada ibu.

jangan bangga,
walau kini kau bahagia pada suami,
kau dulu,
bergantung harap pada ayah dan ibu.

walau bagaimana layanan mereka kepadamu,
jangan lupa,
tanpa mereka,
kau mungkin tak akan ada.

ya,
bila sudah bahagia nanti,
jangan kau buang ayah dan ibumu,
cinta mu pada lelaki,
jangan sampai membuatmu menderhakai, apatah lagi melukai hati mereka.

(via tersenyum-melihat-langit)
roadtojannah-1:

Allah didn’t bring you this far to leave you,he’s trying to Increase your faith,To bless you with more in your life

roadtojannah-1:

Allah didn’t bring you this far to leave you,he’s trying to Increase your faith,To bless you with more in your life

Memang benar, sekarang sudah tidak ada wanita solehah yang sebaik Khadijah, selembut Aisyah & seteguh siti Fatimah kerana mereka adalah orang-orang terpilih oleh Allah & dijanjikan syurga.

Namun Insya Allah sekarang masih ada wanita akhir zaman yang ingin belajar berusaha menjadi wanita SOLEHAH yang sebaik Khadijah, selembut Aisyah & seteguh Siti Fatimah dengan menjadikan mereka sebagai tauladan.

Insya Allah mereka adalah wanita yg tengah membaca tulisan ini~ :)